Gambar markas baru Amerika dilansir dari tempo.co (21/12/2018)

Pada hari Rabu 19 Desember 2018, Trump melalui Twitternya menyatakan bahwa Amerika akan keluar dari Syria secepatnya, Trump mengklaim bahwa ISIS telah kalah dan sudah tidak ada lagi alasan untuk berada disana.Dampak yang akan terjadi belum bisa diprediksi menimbang permasalahan di Regional Timur Tengah yang lama dan kompleks namun ini adalah fakta sederhananya :
A. Jendral Mattis Mengundurkan diri sebagai Menteri Pertahanan Amerika ( Secretary of Defence)
Jendral Mattis akan mengundurkan diri mulai Februari 2019 dengan alasan bahwa dia sudah tidak sependapat lagi dengan kebijakan President Trump, banyak yang menduga bahwa salah satu penyebabnya adalah kebijakan trump untuk mendadak menarik pasukan dari Syria yang tidak direstui juga oleh Pentagon.
B. Mengejutkan Sekutu
Sekutu yang paling dikecewakan dan di kejutkan adalah YPG (Yekîneyên Parastina Gel/People Protection Unit) yaitu kelompok besenjata etnis kurdi yang di dukung oleh Amerika, karena jika Amerika Mundur maka group ini harus bernegosiassi dengan rezim Assad agar selamat dari serangan Turki.Inggris dan Prancis juga menyatakan bahwa ISIS masih jauh dari kalah bahkan dengan mundurnya Amerika akan memicu serangan yang lebih keras, dilansir dari aljazera.com (20/12/2018)
C. Rusia, Assad, dan Turki
Permasalahan di Syria memang sangat kompleks namun jika benar Amerika akan keluar maka Pemerintahan Presiden Bashar A;-Assad yang di dukung oleh Rusia akan mendapatkan momentum untuk melakukan konsolidasi kekuasaan serta Rusia akan mendapatkan sekutu penting di timur tengah.Jika YPG tidak berhasil melobi Assad maka Turki bisa saja bergerak menyerang mereka dan memiliki pengaruh di Kawasan timur lau Syria.