Kereta Shanghai Maglev 2(Foto: Wikipedia)

Liputan6.com, Jakarta – Perusahaan konstruksi kereta api asal China sangat tertarik untuk membangun jalur kereta cepat Jakarta-Surabaya. Hal ini ditunjukan dengan adanya MoU antara PT Resteel Industry dengan China Railway Construction pada forum bisnis Indonesia-China yang bertepatan dengan penyelengaraan APEC di China.

Ketua Penyelenggaran Indonesia-China Trade and Invesment Forum, Didie Suwondo mengatakan, China sangat antusias dengan proyek tersebut lantaran dianggap sangat menguntungkan.

“Tiongkok sangat antusias dalam pekerjaan ini, karena dianggap high profit project. Ini diperebutkan oleh banyak negara,” ujarnya di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2014).

Menurutnya, saat ini China sudah bisa membangun kereta dengan kecepatan 380 kilo meter per jam. Bahkan negara tersebut tengah membangun teknologi kereta dengan kecepatan hingga mencapai 480 km per jam.

“Tekno barunya malah 480 km per jam. Itu berarti Jakarta-Surabaya bisa ditempuh dalam 3 jam saja. Dan kereta cepat di China yang jarak tempuhnya 1.000 km sudah banyak sekali, sedangkan Jakarta-Surabaya hanya 800 km. Jadi menurut mereka kereta cepat itu bukan hal yang aneh,” lanjutnya.

Meski dengan adanya MoU ini belum menjadi jaminan bahwa proyek kereta cepat akan dikerjakan China, namun diharapkan dengan MoU ini ada pengkajian yang lebih mendalam sehingga pembangunan kereta cepat bisa terwujud.

“Mereka mempersiapkan data dan informasinya. Kalau ini pembangunannya bisa cepat. Mungkin butuh waktu 5 tahun programya sudah terwujud, paling tidak akhir periodenya sudah bisa jalan,” tandasnya. (Dny/Gdn)

Source