(Gambar dari voaindonesia)

A. Gambaran Umum : Mengutarakan Sentimen

Curhat disini memiliki arti memperdebatkan sentimen dan retrorika dan hal ini tidak salah.

Jokowi Menjawab pertanyaan dengan sentimen optimisme dan pembawaan yang tenang dan mengutarakan pencapaian dimasanya dan di masa depan seperti Dilan (Digital Melayani) dan pencapaian bahwa radar sudah menyelimuti seluruh rakyat Indonesia

Prabowo tampil dengan berani dan berapi-api walaupun terkadang membuat polemik seperti “Saya Lebih TNI Dari Banyak TNI”, dan pandangan Hubungan Internasionalnya yang terkesan mengutamakan tough guy dengan mengedepankan masalah apbn pertahanan yang kurang dan mental TNI yang ABS

B. Isu Ideologi : Saya Tidak Pro Pki, Saya Juga Tidak Pro Khilafah

gambar dari merdeka.com

Jokowi menyatakan dia tidak pro PKI dan Prabowo menyatakan dia tidak pro khilafah, Mahfud MD menyatakan bahwa Jokowi dan Prabowo adalah pancasilais ,jika ada yang bekas HTI masuk ke Kubu 02,dan yang bekas PKI ada di kubu 01 itu adalah hal yang biasa, tapi kedua paslon adalah pancasilais. Ini juga ada kaitannya dengan #pkivspancasila dan @pancasilavskhilafah

Tentang mengajarkan ideologi di usia awal tanpa indoktrinasi Prabowo akan melakukannya sejak SD, sedangkan Jokowi akan melakukannya sejak paud dan kekinian.

Menurut KBBI :indoktrinasi/in·dok·tri·na·si/n pemberian ajaran secara mendalam (tanpa kritik) atau penggemblengan mengenai suatu paham atau doktrin tertentu dengan melihat suatu kebenaran dari arah tertentu saja;

Bisa saja dijelaskan bahwa pancasila adalah alat yang paling tepat untuk mempertahankan NKRI, dimana tanpa kesatuan adalah suatu logika rasional pulau-pulau besar untuk membuat negara sendiri karena dipisah oleh laut hampir di semua arah mata angin, selain itu juga bahwa indonesia dulu ingin dipecah belah oleh belanda dengan membuat negara boneka

C. Pemerintahan :Jokowi Dilan dan Mall Pelayanan Publik, Prabowo Tekankan Peningkatan Kesejahteraan

Istana Kepresidenan Indonesia, dari wowkeren.com

Masyarakat sudah mengetahui kebijakan E-Governance seperti mengisi SPT dengan Online, Daftar Online SIM dan lain-lain, namun masyarakat jarang yang mengetahui tentang Mal Pelayanan Publik.

“Kita melaunching Mal Pelayanan Publik yang ke-12 di Indonesia dan yang pertama di Jawa Tengah. Di Pulau Jawa, baru ada dua MPP, yakni di Jatim dan Jateng. Di Jabar dan DKI, juga belum ada,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin usai meninjau MPP, Jumat (18/1/2019).dikutip dari detiknews.com,”Mall Pelayanan Publik Pertama di Jateng Ada di Banyumas”,oleh
Arbi Anugrah , (18/01/2019)

Mall Pelayanan Publik Banyumas, detiknews.com

Inti sari dari Mall ini adalah tempat terpadu mengurus urusan publik seperti dokumen pendudukan,pln,pam,dll dengan gedung yang nyaman lengkap dengan taman bermain ala mall komersial.

Jokowi menyatakan bahwa dengabn E-Governance yaitu sistem pemerintahan terpadu dimana semua orang bisa mengakses aktivitas pemerintahan maka semua akan cepat dan transparan sehingga tidak ada korupsi.

Prabowo kembali menyatakan bahwa kesejahteraan pegawai itu lebih penting dari teknologi yang canggih tapi merugikan dan akan menaikkan kesejahteraan yang akan berasal dari program untuk mendorong kenaikan tax ratio 16 %., yang sebetulnya menurut penulis ditujukan sebagai kritik nasib pegawai honorer

Demo Guru Honorer 2018 di Cilacap, inews.com

D. Pertahanan dan Keamanan : Prabowo Berhasil Menarik Perhatian Publik

TNI, gambar dari merdeka.com

Prabowo menciptakan kesan yang dalam pembicaraan ini, dimana ia mengkritik mentalitas TNI yang sebagian besar ABS dan juga pernyataannya yang sepertinya didengar berbeda

“Saya lebih TNI DariPADA TNI”

atau

“Saya Lebih TNI dari BANYAK TNI”

Yang Betul ?, silahkan liat sendiri ( Di Menit 1:54)

Menurut admin yang betul adalah yang BANYAK TNI, karena ia mengkritik mentalitas sebagian besar TNI yang mengatakan beres padahal tidak seperti itu, selain itu juga mengkritik minimnya peluru dan anggaran pertahanan yang lebih rendah dari Singapura

Jokowi menjawab dengan menyatakan kepercayaannya pada TNI dan juga menyatakan bahwa Indonesia sudah di selimuti oleh radar dan divisi 3 sudah di buat di perbatasan, terkait anggaran jokowi menyatakan bahwa budget pertahanan adalah kedua terbanyak dibawah PU,

Dalam APBN 2019, anggaran untuk Kementerian Pertahanan Rp 108,36 triliun atau sebesar 4,4% dari total anggaran belanja pemerintah sebesar Rp 2.461,1 triliun. Anggaran Kementerian Pertahan tersebut merupakan terbesar kedua setelah anggaran Kementerian PUPR senilai Rp 110,7 triliun. dikutip dari katadata.co.id, ”
“Berapa Anggaran Kementerian Pertahanan Indonesia 2019?” , 29/03/2019

E. Hubungan Internasional : Nice Guy vs Tough Guy

gambar dari ngelmu.id

Jokowi menyatakan bahwa Keunggulan Indonesia adalah kemayoritasan Islamnya dimana Indonesia dipercaya sebagai penengah dalam isu Rohingya, selain itu juga tentang perlindungan WNI serta mengutamakan kerjasama

Prabowo menyatakan bahwa Diplomasi Nice Guy tidak akan membawa Indonesia kemana-mana oleh karena itu diperlokan kekuatan militer untuk mengbackup politik internasional

Sebagai Lulusan HI, saya menyatakan bahwa jawaban jokowi tidak salah namun terlalu sederhana, dimana menurut penulis kekuatan Indonesia adalah keberagamannya dimana entitas etnis dan agama yang beragam bisa jadi pioneer diplomasi bukan karena mayoritas Islam, karena fakta ini sudah diketahui masyarakat Internasional

Prabowo adalah text book realist yang mengutamakan hard power yaitu militer dan ekonomi, walaupun banyak yang tidak setuju dan menertawakan beliau, saya tidak bisa menyatakan ini adalah salah karena ini adalah perspektif yang nyata di hubungan internasional.

Kesimpulan : You Decide

Curhat dalam artian lebih ke arah narasi dan retorika dan minim pembahasan, dimana debat ini lebih digunakan untuk mengulangi kata kunci layaknya orang curhat terutama isu Ideologi dan Pertahanan dan HI, terlebih sesi penutup yang … ,menutup dengan singkat

Di isu ideologi keduanya hanya membahas secara minim dan mengutamakan pernyataan anti pki dan khilafah, isu pemerintahan jokowi memakai konsep=konsep praktis sedangkan prabowo kembali menyatakan pentingnya kesejahteraan pegawai

Isu Pertahanan dan Hubungan Internasional, Prabowo berhasil menciptakan kesan dan jokowi terlihat dapat menanggapi dengan pikiran yang tenang

Yang mana yang lebih baik ?, You Decide