A. Pertahanan dan Keamanan

Prabowo menciptakan kesan yang dalam pembicaraan ini, dimana ia mengkritik mentalitas TNI yang sebagian besar ABS dan juga pernyataannya yang sepertinya didengar berbeda

“Saya lebih TNI DariPADA TNI”

atau

“Saya Lebih TNI dari BANYAK TNI”

Yang Betul ?, silahkan liat sendiri video di kolom komentar ( Di Menit 1:54)

Menurut admin yang betul adalah yang BANYAK TNI, karena ia mengkritik mentalitas sebagian besar TNI yang mengatakan beres padahal tidak seperti itu, selain itu juga mengkritik minimnya peluru dan anggaran pertahanan yang lebih rendah dari Singapura

Jokowi menjawab dengan menyatakan kepercayaannya pada TNI dan juga menyatakan bahwa Indonesia sudah di selimuti oleh radar dan divisi 3 sudah di buat di perbatasan, terkait anggaran jokowi menyatakan bahwa budget pertahanan adalah kedua terbanyak dibawah PU,

Dalam APBN 2019, anggaran untuk Kementerian Pertahanan Rp 108,36 triliun atau sebesar 4,4% dari total anggaran belanja pemerintah sebesar Rp 2.461,1 triliun. Anggaran Kementerian Pertahan tersebut merupakan terbesar kedua setelah anggaran Kementerian PUPR senilai Rp 110,7 triliun. dikutip dari katadata.co.id, ”

B, Hubungan Internasional

Jokowi menyatakan bahwa Keunggulan Indonesia adalah kemayoritasan Islamnya dimana Indonesia dipercaya sebagai penengah dalam isu Rohingya, selain itu juga tentang perlindungan WNI serta mengutamakan kerjasama

Prabowo menyatakan bahwa Diplomasi Nice Guy tidak akan membawa Indonesia kemana-mana oleh karena itu diperlokan kekuatan militer untuk mengbackup politik internasional

Sebagai Lulusan HI, saya menyatakan bahwa jawaban jokowi tidak salah namun terlalu sederhana, dimana menurut penulis kekuatan Indonesia adalah keberagamannya dimana entitas etnis dan agama yang beragam bisa jadi pioneer diplomasi bukan karena mayoritas Islam, karena fakta ini sudah diketahui masyarakat Internasional

Prabowo adalah text book realist yang mengutamakan hard power yaitu militer dan ekonomi, walaupun banyak yang tidak setuju dan menertawakan beliau, saya tidak bisa menyatakan ini adalah salah karena ini adalah perspektif yang nyata di hubungan internasional.

C. Kesimpulan

Curhat dalam artian lebih ke arah narasi dan retorika dan minim pembahasan, dimana debat ini lebih digunakan untuk mengulangi kata kunci layaknya orang curhat terutama isu Ideologi dan Pertahanan dan HI, terlebih sesi penutup yang … ,menutup dengan singkat

Di isu ideologi keduanya hanya membahas secara minim dan mengutamakan pernyataan anti pki dan khilafah, isu pemerintahan jokowi memakai konsep=konsep praktis sedangkan prabowo kembali menyatakan pentingnya kesejahteraan pegawai

Isu Pertahanan dan Hubungan Internasional, Prabowo berhasil menciptakan kesan dan jokowi terlihat dapat menanggapi dengan pikiran yang tenang

Yang mana yang lebih baik ?, You Decide