(Gambar dari liputan6.com)

01…. VS….. 02

01
Akhir Pekan Wisata Alam
Menuju Goa Yang Jauh
Ini Stadium tempat umum
Sarana Kreasi Bukan Amarah

Kampanye GBK Jokowi

02

Mari Kita Wisata bahari
Menunggu Kapal Yang merapat
Kami sewa stadium ini
Penting shalat dari Joget

……….

Kampanye GBK Prabowo

Kira -Kira inilah inti dari sentimen para simpatisan.. terlepas dari keahlian berpantun admin

Yang Pro Jokowi akan suka dengan konsep konsernya

Yang Pro Prabowo akan suka dengan disertakan shalat subuh berjamaah yang menuai polemik namun dijawab MUI sah ASAL DARURAT dan tidak menjadi pilihan awal.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Yunahar Ilyas menegaskan bahwa saf sejatinya harus teratur. Dalam artian, jamaah laki-laki berada di depan, sementara perempuan di belakang.

Namun, dia menilai situasi kampanye akbar yang dihadiri ratusan ribu orang saat itu adalah darurat seperti halnya di Masjidil Haram, Makkah. Maka, pelaksanaan salat dengan saf yang bercampur pun diizinkan.

“Jadi misalnya terpaksa safnya perempuan di depan, laki-laki di belakang, atau laki-laki disamping perempuan itu, dalam keadaan darurat itu Islam mementingkan salat dalam keadaan apapun,” ujarnya saat ditemui di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (9/4)., dikutip dari jawapos

Kemarin admin menyatakan kejanggalan soal shalat berjamaah bercampur namun ternyata sudah dijawab MUI seperti diatas.

“Terserah anda suka model yang mana dan mana yang menginspirasi anda di TPS Kelak, ini subjektif, ASAL INGAT…… Kita masih akan menjadi saudara sebangsa setelah 17 April Besok”