JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan sedang melaksanakan Dinas Luar Negeri ke Tokyo Jepang. Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu Humas Balai Kota. Ia mengatakan Anies memang berada di Tokyo sejak Minggu (19/5/2019) kemarin.

“Dari kemarin minggu sudah di Tokyo,” ujarnya kepada Warta Kota, Senin (20/5/2019).

Anies meninggalkan Jakarta, padahal Ibu Kota saat ini sedang genting dan dilanda aksi anarkis terkait pengumuman resmi hasil Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif.

Menyikapi adanya aksi anarkis yang terjadi di kota Jakarta sejak kemarin malam hingga hari ini, Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) menyatakan menolak dan mengutuk segala tindakan kekerasan dan anarkis tersebut.

“Kami tidak menolak setiap aksi massa sebagai wujud partisipasi politik. Tetapi kami menolak dan mengutuk yang memanfaatkan aksi massa menjadi aksi anarkis dan aksi kekerasan,” tutur Ketua FAKTA Azas Tigor Nainggolan kepada Netralnews.com hari Rabu pagi (22/5/2019).

“Kami mempertanyakan dan mengkritik tindakan Anies Baswedan, gubernur Jakarta tetap pergi ke luar negeri, padahal dia tahu harusnya siaga menjaga Jakarta. Sepertinya Anies puas dengan situasi Jakarta yang penuh aksi anarkis saat ini,” tambah Tigor.

Ia menganggap apa yang dilakukan Anies sebagai tindakan yang tidak pantas mengingat beliau adalah seorang gubernur Jakarta.

“Tidak pantas gubernur meninggalkan kota Jakarta saat harus menjaga kota Jakarta agar terhindar dari tindakan aksi anarkis yang dia sudah ketahui sebelumnya,” sambung Tigor.

Menurutnya, seharusnya Anies membatalkan rencana perjalanannya ke luar negeri tersebut atas pertimbangan kepentingan menjaga kemanan kota Jakarta.

Sebagai gubernur Jakarta, Anies Baswedan seharusnya lebih mengutamakan tetap dan menjaga Jakarta agar tidak terjadi aksi anarkis dan aksi kekerasan.

FAKTA juga menyuarakan ke publik dan DPRD DKI Jakarta untuk memecat Anies.

“Ayo pecat dan tolak Anies Baswedan. Kami jadi bertanya-tanya dan mencurigai ada unsur pembiaran dilakukan oleh Anies Baswedan di Jakarta terjadi aksi anarkis dan aksi kekerasan yang menghancurkan dan menggangu ketertiban serta keamanan warga Jakarta,” seru Tigor.

Masih kata Tigor, “Kami juga meminta kepada DPRD Jakarta agar membentuk Pansus Pemecatan Anies, memeriksa Anies, dan membuat mosi tidak percaya terhadap Anies Baswedan, serta melaporkannya ke Kementerian Dalam Negeri agar diberi sanksi pemecatan.”

Selain itu, FAKTA mengajak seluruh warga Jakarta agar tidak terprovokasi oleh massa anarkis.

“Kami mengajak warga Jakarta tetap menjaga Jakarta agar tetap aman dan nyaman. Mari kita bersama menjaga dan menolak massa aksi anarkis dan aksi kekerasan yang merusak Jakarta,” lanjutnya.

FAKTA mendukung tindakan aparat keamanan yang terus bekerja keras untuk menjaga serta memulihkan kota Jakarta dari massa aksi anarkis dan aksi kekerasan.

Source