(gambar dari tribunnews.com)

Jawaban waras atas pertanyaan ini akan admin jawab dengan pertanyaan juga

” Bagaimana cara mereka mendapatkan sampel/ data ?”

Survei biasanya berdasarkan penelitian kuantitatif, dimana yang disebarkan adalah kuisioner yang isinya ” 1 atau 2 ?”, oleh karena itu tingkat kenetralannya tergantung dengan bagaimana cara mereka menentukan sampel data, jika datanya diambil dari daerah yang bias pro pihak tertentu ya hasilnya akan menguntungkan pihak tertentu.

Apakah Survei itu semuanya valid ?

Jika hitungan matematika statistiknya betul maka tidak bisa disalahkan, “permainan-permainan” bisa saja dilakukan namun selama hitungan angkanya betul tidak bisa dinyatakan auto salah

Efek Survei di Pemilu ?

Pemilu adalah moment dimana orang indonesia tiba-tiba tertarik dengan ilmu matematika selain hitungan untung dan rugi.

Akan ada survey yang dilakukan jujur dengan etika professional

Akan Ada yang sengaja dibuat menguntungkan pihak tertentu

YANG PASTI keduanya akan ikritik oleh pihak yang tidak diuntungkan. Jadi tergantung keberanian mengemukakan metode dan akuntabilitas di mata ahli