(gambar dari thejakartapost.com)

“Admin tahu apa soal bali ?”
” Admin sudah dari TK sampai SMA disana jadi sudah punya kredibilitas untuk memberikan semacam Pendahuluan”

A. Memahami Bali : Provinsi Yang Menjaga Kearifan Lokal

Masyarakat Bali sangat mencintai budaya dan alamnya dimana masyarakat yang lahir disana bekerja untuk mengembangkan daerahnya. Hal ini tidak membuat mereka tidak toleran, bahkan ketika nyepi dan sholat jumat terjadi berbarengan para Pecalang menemani jamaah untuk menjalankan ibadahnya.

Istilah “Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” adalah pribahasa yang menentukan diterimanya anda di pulau dewata

B. Bali Sebagai Wisata Budaya

Mari kita melihat Perda Bali No, 2 Tahun 2012 : Kepariwisataan Budaya Bali.

Apakah ada yang berpikir kenapa tidak Kepariwisataan Budaya HINDU Bali ?, padahal budaya bali adalah berdasarkan nilai Agama Hindu Bali ?

Jawabannya menurut admin adalah “To Include” / memasukkan semua yang bekerja di bali baik hindu maupun non hindu asalkan sesuai dengan point A diatas.

C. Membandingkan Bali dengan Negara Lain : Kurang Tepat.

Bali adalah mercusuar pariwisata Indonesia bahkan sering kali bule bertanya “Bali itu dimananya Indonesia?”, hal ini bernilai positif layaknya pembahasan Unicorn sebagai Mercusuar Investasi Indonesia.Tidaklah aneh jika ada paket wisata keliling Indonesia yang berawal dan atau berakhir di Bali

Namun Layaknya Jepang membuat brand wisata halal untuk menarik wisatawan muslim , Bali membuat brand wisata budaya untuk mereka yang tertarik dengan budaya alam dan seni bali.

Ketika anda bertanya “kok bali ga ada wisata halal?”, jawaban yang kira-kira anda akan terima adalah ” Rumah makan halal ada disini, kalau mau wisata halal di lombok ada”

Pada dasarnya Bali tidak anti halal dan tidak anti islam, karena toleransi di bali sering dijadikan contoh, namun kita harus paham bahwa kebijakan inilah yang membuat Bali Mercusuar Pariwisata Indonesia yaitu menjaga budaya dan alam yang unik di Indonesia

Sebagian orang mungkin menganggap argumen ini aneh namun menurut Admin

“Pancasila dan Bhineka Tunggal bisa dipahami dengan lebih baik bagi mereka yang pernah bertukar peran sebagai minoritas dan mayorita