Semangatnews,Jakarta-SEJUMLAH relawan pendukung Joko Widodo di Pilpres 2014 memilih membelot alias hijrah.

Kelompok yang menamakan diri Relawan Indonesia Muda itu mengalihkan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Para pendiri Indonesia Muda berasal dari sejumlah kelompok relawan. Di antaranya Sekjen Projo, Guntur Siregar, Pendiri Bara JP, Ucok Syafti Hidayat, Jaringan Alumni Lintas Perguruan Tinggi, Febby Lintang.

Kemudian ada Deklarator Jokoweer, Dadan Hamdani, Agung Nugroho dari Fondisi, Relawan Matari Indonesia, Amirullah Hidayat, Aktivis Walhim Moestaqim Dahlan, Social Engineer Azman Moe, serta Aktivis Jaringan Nelayan, Muhammad Tahir.

“Ada juga dari elemen pemuda dan mahasiswa,” kata Ketua Indonesia Muda Lutfi Nasution dalam keterangannya, Sabtu (15/9/2018).

Deklarasi dukungan tersebut disampaikan kepada Sandiaga di Posko Relawan M16, Jalan Melawai, Jakarta Selatan.

Eks Sekjen Projo, Guntur Siregar mengungkap alasannya tak lagi mendukung Jokowi. Menurut Guntur, Jokowi tidak memperjuangkan Nawacita. Imbasnya, rakyat yang menjadi korban.

“Kami lihat kok ke sininya rakyat makin sengsara. Jokowi seperti ada yang mengendalikan dari kelompok lain. Rakyat dibikin berantem saling curiga, ini nggak benar,” ungkap dia.

Guntur mengklaim jika relawan Projo di beberapa daerah lain juga mengikuti jejaknya. Namun dia tak memastikan jumlah detail rekan-rekannya yang beralih.

“Hampir seluruh cabang di Sumatera, kecuali Jawa Tengah dan Jawa Barat,” pungkasnya.(smngtnews/galamedianews)

Source