Cebong dan Kampret sudah melebihi meme internet yang “normie tidak akan mengerti ” namun fenomena ini sudah menjadi gambaran nyata perdebatan tingkat nasional.

Banyak Page yang menawarkan tulisan dan meme yang mendukung salah satu paslon dari yang sopan dan kontributif sampai yang hoax dan kasar, tentu kita tidak bisa menyalahkan mereka begitu saja toh ini dunia sosmed.

Jakarta lebih kejam dari ibu tiri

Sosmed lebih sadis dari Ibu Mertua

Dampak Negatif dari pembicaraan ini adalah “auto cebong dan auto kampret”, dimana semakin hari perbedaan variasi pendapat semakin di sederhanakan menjadi “Ah dasar kamu …..”

Admin sendiri sudah dianugrahkan oleh netizen gelar cebong dan kampret namun admin tidak merasa dihina karena tujuan admin adalah melihat isu dari perspektif lain tanpa merasa PALING PINTAR DAN PALING BENAR